Gojambi.id. Jambi- Gubernur Jambi, Al Haris didampingi Bupati Tanjung Jabung (Tanjab)Barat Anwar Sadat dan Wakil Bupati Katamso mengunjungi korban kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (06/05/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris, Bupati Anwar Sadat dan Wakil Bupati Katamso menyerahkan bantuan yang di pusatkan di kantor Lurah Teluk Nilau.
Namun sebelumnya rombongan meninjau lokasi kebakaran. Berdasarkan data yang dihimpun, musibah tersebut menghanguskan sekitar 100 rumah dan berdampak pada 81 kepala keluarga atau 262 jiwa.
Saat ini, sebagian besar warga terpaksa mengungsi dan tinggal sementara di rumah kerabat maupun tetangga.
Gubernur Al Haris menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi.
Pemerintah hadir untuk membantu serta memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, katanya.
“Jumlah rumah yang terbakar cukup banyak. Warga saat ini masih tinggal di rumah keluarga. Tentu ini kita perhatian, karena mereka membutuhkan waktu untuk bangkit kembali.”
Ditegas Gubernur Al Haris, pentingnya percepatan penanganan, mulai dari pembersihan lokasi hingga rencana pembangunan kembali rumah warga terdampak.
Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten berupaya agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal kembali.
Diharapkan pihak swasta untuk ikut membantu. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar kondisi masyarakat segera pulih.
Selain itu, diminta juga seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri hingga ASN, untuk bergotong royong membantu penanganan awal di lapangan, termasuk membersihkan sisa kebakaran dan memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau.
“ Diminta tim medis turun untuk memastikan kesehatan warga, karena kondisi mereka tentu belum stabil,” katanya.
“ Saya mengapresiasi bantuan yang telah mengalir dari masyarakat dan relawan. Kepedulian bersama menjadi kunci dalam meringankan beban para korban.”
“ Terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu. Ini bentuk empati kita bersama. Jika memiliki rezeki lebih, mari bantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” katanya. Mustopa.













