Gojambi.id. Sarolangun- Bupati Sarolangun H.Hurmin menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelatihan dan pembinaan Kelompok Wirausaha Pemuda (KWP) Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 yang berlangsung aula kantor Bappeda, Selasa (28/072026)
Tujuannya, untuk mendorong lahirnya para usahawan muda yang mandiri, inovatif dalam menciptakan peluang kerja dan mendukung pengembangan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah.
Kegiatan yang diadakan oleh Disparpora Kabupaten Sarolangun ini diikuti 100 peserta perwakilan dari kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun selama satu hari dengan pemateri dari Bank 9 Jambi cabang Sarolangun, DPMPTSP Kabupaten Sarolangun dan Diskoperindag Kabupaten Sarolangun.
Selama kegiatan, para peserta yang merupakan kalangan Gen-Z akan memperoleh materi dari nara sumber yang berkompeten sesuai dengan bidang yang meliputi akses pembiayaan dan kemitraan usaha, legalitas dan perizinan usaha serta perencanaan dan pengembangan bagi kelompok wirausaha pemuda dan motivasi kewirausahaan, seperti program pembinaan, pelatihan dan pendampingan.
Kadisparpora Sarolangun Suryadi, dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan amanat dari Permenpora Nomor 10 Tahun 2013.
Kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah amanat dari Permenpora Nomor 01 Tahun 2023 tentang kewirausahaan pemuda sebagai pedoman dan peningkatan daya saing kewirausahaan pemuda di daerah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah Provinsi Jambi sekaligus pelaksanaan implementasi dari visi misi bupati Sarolangun yaitu misi ke 2 dan ke4 bagaimana membentuk pemuda tangguh dengan wirausaha berbasis potensi lokal, katanya.
Diharapan melalui kegiatan ini, kedepan para pemuda akan mendapatkan pengetahuan maupun wawasan bagaimana mengetahui tata cara perizinan berusaha, sumber permodalan dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengembangkan usaha, katanya.
Sementara itu, Bupati Sarolangun H.Hurmin dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi serta menyelenggarakan kegiatan ini.
Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan dan semangat berwirausaha di kalangan pemuda di Kabupaten Sarolangun.
”Tema yang kita usung hari ini yaitu pengembangan wirausaha pemuda berbasis potensi lokal untuk mendukung kemandirian ekonomi daerah yang relevan dengan arah pembangunan Kabupaten Sarolangun,” ujarnya.
Kabupaten Sarolangun memiliki berbagai potensi lokal yang besar baik dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri kreatif, kuliner, kerajinan maupun sektor pariwisata yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai tambah dan daya saing daerah.
Potensi tersebut akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikelola oleh generasi muda yang memiliki semangat berinovasi mampu memanfaatkan teknologi digital.
”Pemerintah Kabupaten Sarolangun berkomitmen untuk melakukan pelatihan, pembinaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta membuka akses terhadap permodalan pemasaran dan kemitraan usaha.
Namun demikian keberhasilan program tersebut tentu tidak hanya tergantung pada pemerintah semata, tetapi diperlukan kerjasama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, ujarnya. Aang Kunaepi.













