Gojambi.id. Sarolangun- Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus memperkuat langkah pemerataan akses komunikasi dan konektivitas digital hingga ke wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan jaringan telekomunikasi (blank zone).
Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, dengan turun langsung meninjau lokasi titik pembangunan menara telekomunikasi bersama jajaran Telkomsel Provinsi Jambi di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Rabu (12/08/2026).
Peninjauan ini menjadi bagian dari tindak lanjut pertemuan dan audiensi sebelumnya antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan jajaran Telkomsel di rumah dinas wakil bupati Sarolangun membahas penguatan jaringan dan dukungan pemerintah daerah yang berkaitan dengan kondisi lapangan untuk lokasi pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sarolangun H. Waldi Bakri beserta jajaran. sedangkan dari Telkomsel hadir Manager Mobile Consumer Branch Jambi Erliendra Ramadhan dan Manager Network Operations and Productivity Jambi Galih Purnomo Fitrianto.
Selain itu turut juga mendampingi peninjauan lokasi, Camat Pauh Ahmad Mawaddah, Kepala Desa Seko Besar Fathur Rahman beserta perangkat desa.
Pembangunan jaringan telekomunikasi bukan sekadar menghadirkan sinyal telepon dan internet. namun lebih dari itu, konektivitas menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat terhadap informasi.
Seperti pendidikan, layanan pemerintahan, aktivitas ekonomi hingga berbagai peluang di era digital, diperlukan penguatan jaringan di kawasan yang selama ini masuk kategori blank zone.
Wabup Gerry mengatakan, kehadirannya secara langsung di lokasi pembangunan merupakan bentuk keseriusan Pemkab Sarolangun dalam memastikan kebutuhan konektivitas masyarakat dapat ditindaklanjuti secara nyata.
“Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kita bersama Telkomsel. Hari ini kita turun langsung untuk melihat kondisi dan titik pembangunan di lapangan. Kita ingin memastikan wilayah yang selama ini terkendala jaringan secara bertahap bisa mendapatkan akses komunikasi yang lebih baik,” ujarnya
Ditambahkannya, pemerataan konektivitas memiliki arti strategis bagi pembangunan daerah. terlebih, perkembangan pelayanan publik dan aktivitas masyarakat saat ini semakin bergantung pada teknologi komunikasi dan internet.
“Kalau jaringan sudah semakin baik, masyarakat akan lebih mudah berkomunikasi, mendapatkan informasi, mengakses layanan pemerintah, mendukung pendidikan dan juga mengembangkan aktivitas ekonomi. Jadi ini merupakan bagian dari upaya kita mendorong Sarolangun semakin maju dan terkoneksi,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung pemerataan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Sarolangun. saat ini sebanyak delapan menara/site telekomunikasi telah dibangun di sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan jaringan atau Blank zone.
“Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Telkomsel. Ini adalah bentuk kolaborasi yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan sinyal,” pungkas Wabup Gerry. Aang Kunaepi













