Gojambi.id. Kota Jambi- Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, bersama anggota DPRD Kota Jambi Muhammad Redho Kurniawan menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Terpencil.
Peresmiannya oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang berlokasi di Kenali Besar, Lorong RSJ Kota Jambi, Rabu (28/01/2026).
Turut juga dihadiri Pimpinan Komite IV DPD RI Hj Elviana, Sekda Jambi Sudirman, Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Irwasda Polda Jambi, serta Kapolresta Jambi
diresmikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas layanan pemenuhan gizi hingga ke wilayah dengan keterbatasan akses.
Dikatakan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly kehadiran SPPG Terpencil tersebut tentunya kita sambut dengan baik sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas layanan pemenuhan gizi hingga ke wilayah dengan keterbatasan akses.
Keberadaan fasilitas pelayanan gizi ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak.
“SPPG ini merupakan langkah strategis yang harus didukung, karena pemenuhan gizi adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan cerdas,” ujarnya.
DPRD Kota Jambi siap mendukung program-program pemerintah pusat maupun daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dan harus didorong agar layanan seperti ini terus diperluas serta dimaksimalkan.
Supaya manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan akses pelayanan terbatas, ujarnya.
Sementara Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menjelaskan, peresmian SPPG Terpencil Kenali Besar merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pelayanan gizi yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Diharapkan SPPG ini menjadi pusat pelayanan gizi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan berkualitas, katanya. Mustopa.













