Gojambi.id. Sengeti- Mengerikan, beberapa media online di Jambi memberitakan dugaan korupsi Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi Afif Udin “ sunat” dana Batuan Operasional Kesehatan (BOK) sejak Tahun 2022 hingga 2024.
Dana BOK tersebut untuk 22 Puskesmas di wilayah Kabupaten Muaro Jambi, dengan total anggaran hampir mencapai Rp50 miliar yang bersumber dana transfer dari pusat (APBN).
Seperti dilansir dari media online DETAIL.ID 11 Juli 2025 , berjudul, Parah, lewat orang kepercayaan Kadinkes Muaro Jambi diduga kutip setoran dana BOK dari 22 Puskesmas.
Modusnya pemotongan itu dilakukan dengan cara mewajibkan seluruh Puskesmas tersebut menyisihkan dana BOK yang dialokasikan. Kemudian dikumpulakan dan disetorkan oleh masing-masing Puskesmas kepada orang kepercayaan Afif Udin, yakni Nani dan Anto.
Kemudian Media online Baca Jambi.id memberitakan dengan judul, Dugaan Korupsi BOK di Dinkes Muaro Jambi Seret Puskesmas, Kerugian Negara Mencapai 17 Miliar. Berita yang kedua berjudul, Beranikah Kejari Muaro Jambi Bongkar Dugaan Korupsi Dana BOK Rp50 Miliar di Dinkes Muaro Jambi.
Dilansir lagi dari media online Hallo Indonesia news.com, 13 Juli 2024, judul beritanya, Kadinkes Muaro Jambi Diduga Sunat Dana BOK, 22 Puskesmas Jadi Korban.
Ada lagi media online Jambi link, 22 Mei 2025. Judul beritanya Pengelolahan Dana BOK Kesehatan Muaro Jambi Dilaporkan ke Kejati Jambi.
Kabar Digital.com 19 September 2025, judul beritanya Ngeri…Begini Praktek Dugaan Pungli Dana BOK Miliaran Rupiah Hingga Diperiksa Kejari Muaro Jambi.
Mungkin banyak lagi media online yang memberitakan menyangkut dugaan bancakan dana BOK di Dinkes Kabupaten Muaro jambi ini.
Mungkin pembaca sepakat dengan judul berita Baca Jambi.id, Beranikah Kejari Muaro Jambi Bongkar Dugaan Korupsi Dana BOK Rp50 Miliar di Dinkes Muaro Jambi.
“ Orang maling tidak mungkin mengakui perbuatannya, dan kalau orang korupsi tidak mungkin dilakukan seorang diri, kalau orang maling ayam biasa dilakukan sendiri, yang dikhawatirkan. maling teriak maling, hukumlah yang membuktikan”
Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, Afif Udin ketika dikonfirmasi Gojambi.id melalau WhatsApp Selasa (23/09/2025) mengatakan, dana itu sudah terealisasi semuanya, realisasinya antar Puskesmas.
Dana BOK itu bukan untuk pembangunan fisik tetapi untuk transport petugas ke lapangan, namun besaran dana diperuntukkan satu Puskesmas saya ngak hapal. Dana Bok tersebut di transfer ke rekning masing-masing Puskesmas, pengawasannya diserahkan ke masing-masing bidang teknis, ujarnya. Mustopa.













