Gojambi.id. Sarolangun- Sebanyak 33 orang peserta studi lapangan kinerja organisasi pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan IV Tahun 2025 yang berasal dari Kota Lubuk Linggau (Sum-Sel) berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Kedatangan rombongan diketuai oleh Sekda Kota Lubuk Linggau, Trisko Defriyansa. Disambut langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika di ruang pola kantor bupati Sarolangun, Kamis (02/10/2025)
Dalam sambutannya Sekda Kota Lubuk Linggau Trisko Defriyansa menyebutkan ada dua alasan dipilihnya Kabupaten Sarolangun sebagai lokus studi lapangan peserta PKA.
Pertama, ada MoU antara BKSDM dua daerah sejak Tahun 2012 lalu, kedua Pemkot Lubuklinggau melihat dari berberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
“ Dipilihnya Kabupaten Sarolangun karena merupakan salah satu kabupaten pelayanan publik dengan kategori terbaik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Trisko Defriyansa, memuji dua program bupati dan wakil bupati Sarolangun yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sarolangun yaitu program Dokter Maju dan Pak Kades.
“Nanti para peserta studi lapangan PKA ini akan mengunjungi dua dinas di Kabupaten Sarolangun, Dinas Kesehatan dan Dinas Dukcapil.”
“Program Dokter Maju dan Pak Kades ini nantinya akan menjadi pembelajaran di lapangan bagi peserta PKA, bagaimana sistem ini bisa berjalan, aspek regulasinya, aspek standar pelayanannya termasuk prosedurnya, sehingga pelayanan masyarakat lebih cepat dan hemat biaya.”
“ Terimakasih atas sambutan hangat Pemkab Sarolangun terhadap peserta PKA dari Kota Lubuk Linggau,” ujar Trisko Defriyansa.
Sementara Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika dalam sambutannya memperkenalkan Kabupaten Sarolangun secara umum, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah kecamatan dan desa, termasuk potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Sarolangun.
Dipaparkannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sarolangun 2025–2029 yang diselaraskan dengan visi bupati dan wakil bupati Sarolangun yaitu, Sarolangun Maju.
Dalam visi Sarolangun Maju dijabarkan dalam 5 misi pembangunan utama seperti, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial, mewujudkan nilai-nilai keagamaan, keluhuran adat istiadat serta memperkuat kepemudaan.
Kemudian meningkatkan infrastruktur pelayanan publik yang merata dan berkualitas, membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan mewujudkan budaya birokrasi yang berakhlak, cepat tanggap serta berorientasi pada pelayanan publik.
Sedangkan program Dokter Maju dan Pak Kades merupakan penjabaran dari misi pembangunan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial kepada masyarakat yang juga tertuang dalam 7 program unggulan visi Sarolangun Maju.
Program Dokter Maju adalah program prioritas yang bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis dan menyentuh langsung masyarakat rentan melalui kunjungan ke rumah warga oleh tim dokter maju.
Layanan Pak Kades adalah inovasi berbasis digital untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan didesa, ujar Wabup Gerry Trisatwika. Aang Kunaepi.













