Gojambi.id. Muara Sabak- Gubernur Jambi, H. Al Haris, menghadiri sidang paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam rangka memperingatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dengan tema, akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan demi terwujudnya Indonesia maju, bertempat di ruang sidang DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa (21/10/2025).
Turut dihadiri juga Anggota DPR RI H. Hasan Basri Agus, Elpisina, H. A. Bakri, Syarif Fasha, Rocky Chandra, anggota DPD RI Abu Bakar Jamalia dan Elviana.
Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, wakil ketua DPRD dan anggota DPRD Provinsi Jambi, bupati Batang Hari, Sarolangun, Muaro Jambi, Bungo, Kerinci dan wali kota Sungai Penuh.
Dalam sambutan Gubernur Al Haris memberikan apresiasi atas pencapaian pembangunan yang berhasil diraih Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam beberapa tahun terakhir.
Indikator makro pembangunan ini menunjukkan pandangan positif dan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pencapaian pembangunan ini terlihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2024 sebesar 70,77, naik dari Tahun 2023 sebesar 69,85. Pertumbuhan ekonomi juga terus meningkat hingga 4,94 persen pada triwulan II Tahun 2025.
“ Serta tingkat pengangguran terbuka sebesar 2,06 persen yang merupakan salah satu yang terendah di Provinsi Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
Meskipun demikian, masih ada tantangan yang harus diselesaikan, terutama tingginya angka kemiskinan sebesar 10,14 persen dan populasi stunting 23,9 persen.
Diharapkan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat mengambil langkah konkret untuk menurunkan dua indikator tersebut.
“Capaian ini harus terus ditingkatkan setiap tahunnya. Pembangunan bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana hasilnya dapat dirasakan masyarakat dalam bentuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi.”
Lebih lanjut, Gubernur Al Haris mengatakan, pembangunan jalan nasional Suak Kandis–Ujung Jabung akan dilanjutkan secara bertahap. Tahun depan direncanakan pembangunannya sepanjang 8 KM dan tahun berikutnya ditambah lagi 32 KM.
“Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk mempermudah akses menuju Pelabuhan Ujung Jabung, salah satu proyek strategis nasional di Provinsi Jambi, karena sudah masuk dalam RPJMN, pembangunan ini dapat terealisasi sesuai rencana,” katanya.
Dengan terbangunnya akses tersebut, arus barang dan jasa semakin lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Timur Jambi.
Dengan adanya penurunan anggaran nasional yang berdampak dirasakan oleh seluruh daerah di Indonesia, termasuk Jambi. Kepala daerah dan DPRD agar dapat menyesuaikan alokasi anggaran dengan visi misi pembangunan yang sudah ditetapkan.
“Efisiensi anggaran ini luar biasa dampaknya bagi semua daerah. Silahkan sesuaikan dengan kemampuan APBD, agar visi misi kepala daerah tetap berjalan.”
“Saya optimis, dengan semangat dan kekompakan bupati, wakil bupati dan DPRD Tanjung Jabung Timur pembbangna akan maju,” ujar Gubernur Al Haris.
Sementara Bupati Tanjung Jabung Timur, Dilla Hikma Sari Hich menyampaikan komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah pusat untuk menuntaskan pembangunan daerah, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
“Tahun depan efisiensi anggaran tiga kali lipat lebih berat, namun kami tidak putus semangat, terus mendukung program, Jambi Mantap dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, di antaranya melalui program Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih.”
“ Kami mengapresiasi dan dukungan terhadap anggota DPR RI asal Jambi yang terus memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah timur Jambi dan berharap Pelabuhan Muara Sabak dapat segera dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.”
Membantu distribusi hasil perkebunan, pertanian dan pertambangan, tidak hanya bagi Tanjung Jabung Timur, tetapi juga bagi kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Zilawati juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah penghargaan nasional yang berhasil diraih pemerintah kabupaten.
Seperti, penghargaan terbaik nasional dalam identifikasi dan pencapaian pilot project gerakan keluarga sehat, tanggap dan tangguh bencana Tahun 2025.
Kemudian, penilaian kepatuhan pelayanan publik Tahun 2024 oleh Ombudsman RI dengan zona hijau (nilai 91,82),serta penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 8 dari BPK RI atas laporan keuangan daerah Tahun 2024, katanya.
Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Perum BULOG tentang dukungan dalam penyediaan, distribusi dan stabilisasi pangan. Mustopa.













