Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
gojambi.id
  • Home
  • Daerah
    • Batang Hari
    • Bungo
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Merangin
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarolangun
    • Tanjabbar
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Hukrim
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Entertaiment
  • Sport
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batang Hari
    • Bungo
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Merangin
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarolangun
    • Tanjabbar
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Hukrim
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Entertaiment
  • Sport
  • Opini
No Result
View All Result
gojambi.id
No Result
View All Result
Home Opini

Penghambat Investasi, Modus Dukungan Menjadi Transaksi

Redaksi by Redaksi
Desember 21, 2025
in Opini
Penghambat Investasi, Modus Dukungan Menjadi Transaksi
0
SHARES
Share on TwitterShare on Facebook

Oleh : Noviardi Ferzi

Investasi yang baik adalah investasi yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menancapkan modal lalu meninggalkan persoalan.

Investasi yang sehat membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta mematuhi aturan lingkungan dan sosial.

Dalam kerangka ini, investasi harus menjadi alat kesejahteraan, bukan bencana sosial maupun ekologis.

 

Namun dalam praktiknya, investasi sering terhambat bukan semata oleh regulasi atau birokrasi, melainkan oleh perilaku sebagian oknum yang mengatasnamakan masyarakat.

Hambatan ini kerap muncul dalam bentuk yang halus, bahkan terlihat “sah”, tetapi sesungguhnya bersifat transaksional dan merusak iklim usaha.

Contoh pertama dapat dilihat ketika sebuah investor hendak masuk ke suatu daerah dan sudah mengantongi izin resmi dari pemerintah. Alih-alih disambut dengan dialog konstruktif, investor justru “diwajibkan” membiayai seminar, diskusi publik atau kegiatan deklarasi dukungan.

Biaya ini tidak pernah tercantum dalam regulasi apa pun, tetapi diposisikan seolah-olah sebagai syarat sosial agar investasi bisa berjalan aman.

Jika tidak dipenuhi, ancamannya bukan selalu terang-terangan, melainkan berupa tekanan opini, penolakan atau gangguan nonformal di lapangan.

Contoh kedua adalah praktik “dukungan berbayar”. Ada kelompok yang menyatakan diri mendukung investasi, tetapi dukungan itu bersyarat, spanduk harus dicetak oleh investor, konsumsi rapat harus ditanggung investor, bahkan honor kehadiran harus disediakan.

Dukungan semacam ini tidak lahir dari keyakinan atas manfaat investasi, melainkan dari motif ekonomi sesaat. Ketika aliran dana berhenti, dukungan pun bisa berubah menjadi penolakan.

Di sisi lain, sikap kritis yang benar justru tidak membutuhkan biaya. Misalnya, masyarakat mempertanyakan AMDAL sebuah proyek tambang atau industri.

Mereka meminta keterbukaan data, menggelar diskusi terbuka secara mandiri, menyampaikan aspirasi ke DPRD, atau menggugat melalui jalur hukum jika ada pelanggaran.

Kritik seperti ini sah, bermartabat dan justru membantu investor yang serius untuk memperbaiki tata kelola usahanya. Tidak ada permintaan uang, tidak ada negosiasi di balik layar.

 

Perbedaan ini menjadi sangat jelas ketika dibandingkan dampaknya. Kritik yang tulus mendorong investasi menjadi lebih berkualitas. Sebaliknya, praktik pembebanan biaya nonformal menciptakan ekonomi biaya tinggi.

Investor akan memasukkan biaya “sosial” ini ke dalam perhitungan bisnis: mengurangi serapan tenaga kerja, menekan upah, atau bahkan membatalkan investasi.

Dalam jangka panjang, daerah kehilangan peluang kerja, sementara masyarakat hanya memperoleh manfaat semu yang habis dalam waktu singkat.

Lebih berbahaya lagi, budaya dukungan berbayar melahirkan preseden buruk. Investor berikutnya akan datang dengan mental “siap bayar”, bukan “siap patuh aturan”.

Ketika uang menjadi alat meredam kritik, maka yang tersisa hanyalah relasi kuasa yang tidak sehat antara modal dan masyarakat. Lingkungan rusak, konflik sosial meningkat dan kepercayaan publik runtuh.

 

Karena itu, membangun iklim investasi yang sehat menuntut keberanian untuk berkata tegas: kritik tidak untuk diperjualbelikan, dan dukungan bukan untuk ditagih.

Masyarakat harus memilih berada pada posisi terhormat sebagai pengawas kepentingan publik, bukan sebagai pihak yang membebani investor demi keuntungan sesaat.

Jika tidak, investasi akan terus dianggap sebagai ancaman—padahal yang sesungguhnya menjadi bencana adalah praktik transaksional yang mengatasnamakan dukungan itu sendiri.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kejari Sengeti Didesak Usut Penggunaan Dana BOK di Dinas Kesehatan Muaro Jambi.

Kejari Sengeti Didesak Usut Penggunaan Dana BOK di Dinas Kesehatan Muaro Jambi.

September 23, 2025
Mengerikan Berita Kadinkes Muaro Jambi Diduga Sunat Dana BOK

Mengerikan Berita Kadinkes Muaro Jambi Diduga Sunat Dana BOK

September 24, 2025
Sempat Viral Berita di Medsos Dinkes Muaro Jambi Bancak APBN

Sempat Viral Berita di Medsos Dinkes Muaro Jambi Bancak APBN

September 23, 2025
Bupati Sarolangun Pantau Langsung Perayaan Malam Natal

Bupati Sarolangun Pantau Langsung Perayaan Malam Natal

Desember 24, 2025

MotoGP makes tyre strategies easier to follow for 2017

Upacara Memperingati HUT Ke 80 Kemerdekaan RI di Batang Hari Berlangsung Hikmat

Upacara Memperingati HUT Ke 80 Kemerdekaan RI di Batang Hari Berlangsung Hikmat

Bupati Fadhil Arief Buka Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati U-35

Bupati Fadhil Arief Buka Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati U-35

Bupati Batang Hari Mengikuti Rakor Seluru Forkopimda Provinsi Jambi

Bupati Batang Hari Mengikuti Rakor Seluru Forkopimda Provinsi Jambi

Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Mariwok

Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Mariwok

Mei 2, 2026
Wakil Bupati Muaro Jambi Sosialisasikan Program Desa Cinta

Wakil Bupati Muaro Jambi Sosialisasikan Program Desa Cinta

April 29, 2026
Sekda Muaro Jambi Menghadiri Acara Evaluasi dan Eksplorasi Penguatan Fungsi KCBN   

Sekda Muaro Jambi Menghadiri Acara Evaluasi dan Eksplorasi Penguatan Fungsi KCBN  

April 29, 2026
Sekda Muaro Jambi Sosialisasika Perbup Nomor 3 Tahun 2026

Sekda Muaro Jambi Sosialisasika Perbup Nomor 3 Tahun 2026

April 28, 2026

Recent News

Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Mariwok

Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Mariwok

Mei 2, 2026
0
Wakil Bupati Muaro Jambi Sosialisasikan Program Desa Cinta

Wakil Bupati Muaro Jambi Sosialisasikan Program Desa Cinta

April 29, 2026
0
Sekda Muaro Jambi Menghadiri Acara Evaluasi dan Eksplorasi Penguatan Fungsi KCBN   

Sekda Muaro Jambi Menghadiri Acara Evaluasi dan Eksplorasi Penguatan Fungsi KCBN  

April 29, 2026
0
Sekda Muaro Jambi Sosialisasika Perbup Nomor 3 Tahun 2026

Sekda Muaro Jambi Sosialisasika Perbup Nomor 3 Tahun 2026

April 28, 2026
0
gojambi.id

Copyright © 2017 Gojambi.id, Developed by Arman

Navigate Site

  • Box Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Batang Hari
  • Box Redaksi
  • Bungo
  • Disclaimer
  • Disclaimer :
  • Entertaiment
  • Home
  • Hukrim
  • Ineternasional
  • Kerinci
  • Kota Jambi
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Pedoman Siber
  • Politik
  • Privacy Policy
  • Provinsi Jambi
  • Sarolangun
  • Sarolangun
  • Tanjabbar
  • Tanjabtim
  • Tebo

Copyright © 2017 Gojambi.id, Developed by Arman

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In