Gojambi.id. Kuala Tungkal- Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat beserta jajara menindaklanjuti hasil Rakornas pemerintah pusat dan daerah di Sentul, Bogor pada 2 Februari 2026.
Serta Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah dengan Kedaruratan Sampah dan Nomor D.430/A/PLB.3.3/01/2026 tentang Kinerja Pengelolaan Sampah.
Bupati Anwar Sadat usai menggelar ekspose dan rencana pengelolaan sampah, yang dipaparkan oleh Kadis LH terkait upaya optimalisasi pengelolaan sampah.
Dihadiri Wakil Bupati, Katamso, sekretaris daerah, asisten perekonomian dan pembangunan juga menjabat Plt kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), asisten administrasi umum juga Plt kepala Dinas Sosial.
Kemudian, kepala Bapperida, kepala DPMPTSP, kepala Dinas PMD, kepala BKAD, kepala Dinas PUPR, DTPH, Perikanan dan Kabag perekonomian.
Langsung meninjau pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Lubuk Terentang, Desa Lubuk Terentang Kecamatan Betara, Jumat (06/02/2026).
Ditegaskan Bupati Anwar Sadat, komitmen Pemkab, sudah menyiapk lahan TPA seluas 9,5 hektar dan terpakai 4,5 hektar, sekitar 5 hektar lagi siap untuk dikembangkan. Presiden memerintahkan pemerintah daerah selesaikan permasalahan persampahan secara serius bersama stakeholder terkait, katanya.
“Persoalan sampah dari rumah tangga, pasar tradisional, perkantoran dan fasilitas publik telah ditangani tetapi belum maksimal. Dalam 1-2 minggu ini, sampah di TPA akan didorong dimasukkan ke dalam kolam yang ada dilahan tersebut, kemudian ditutup dengan tanah.”
“Kami telah siapkan sistem air lindi dengan kolam standar, diuji tiap 6 bulan agar tidak mencemari sungai atau membahayakan masyarakat yang merupakan tindak lanjut arahan Presiden,” ujarnya.
Pemkab memiliki mesin pemilah dan pencacah sampah untuk mengolah plastik jadi biji plastik serta organik jadi pupuk, tinggal menunggu aliran listrik masuk ke lokasi TPA yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Ke depan, selain itu menambah armada pengangkut sampah dan meningkatkan skill petugas kebersihan.
“ Saya menghimbau masyarakat supaya memilah sampah dari rumah (plastik, organik, sisa makanan), buang ke tong sampah yang disediakan di pasar atau pusat kota, jangan membuang sampah sembarangan ke sungai atau ke bawah rumah,” katanya. Zulhendri.













